Categories
Tips & Trik

Mengenal Teknologi Rem ABS di Mobil

Berawal dari pesawat terbang, teknologi rem ABS kini bisa ditemui di hampir semua mobil dan motor. Lantas, bagaimana cara kerjanya?

Teknologi rem ABS merupakan singkatan dari Anti-Lock Braking System. Teknologi ini mencegah rem mengunci ketika sedang melakukan hard braking atau pengereman mendadak. Sehingga pengemudi dapat mengontrol manuver kendaraan dan terhindar dari kecelakaan. Awalnya, teknologi rem ABS terlebih dahulu digunakan pada pesawat terbang. Rem ABS membantu mengontrol pesawat ketika melakukan pengereman saat mendarat.

Rem ABS mencegah roda mengunci saat lakukan pengereman sehingga dapat terhindari dari celaka

Untuk dunia otomotif, rem ABS pertama kali digunakan di mobil pada tahun 1971. Saat itu Chrysler bekerjasama dengan produsen komponen rem Bendix memperkenalkan teknologi rem anti mengunci. Teknologi tersebut dikenal dengan nama Sure Brake dan pertama kali diperkenalkan untuk mobil Imperial. Semenjak itu, teknologi rem anti mengunci tersebut dikenal secara global dengan nama Anti-Lock Braking System (ABS).

Cara kerja dan pengembangan fitur

Cara kerja rem ABS menggunakan rangkaian pompa dan katup untuk membantu mengatur tekanan minyak rem saat melakukan pengereman. Ketika pengemudi menginjak rem secara penuh, tekanan minyak rem yang tinggi membuat piston langsung menjepit piringan rem. Akibatnya, rem akan mudah mengunci. Dengan adanya mekanisme katup, maka tekanan minyak rem akan diatur sedemikian rupa untuk mencegah piston mengunci saat menjepit piringan rem.

Rem ABS dikontrol oleh komputer mesin berdasarkan masukan dan sensor.

Untuk bisa bekerja dengan optimal, rem ABS diatur oleh komputer mesin. Selain itu, rem ABS juga menggunakan sensor untuk membaca kecepatan mobil. Ketika melakukan pengereman, komputer mobil akan memerintahkan rem ABS untuk bekerja berdasarkan masukan data dari sensor. Pada mobil modern, rem ABS juga berkontribusi untuk pengembangan dan penggunakan teknologi keamanan lainnya. Sebut saja seperti Electronic Brake-Force Distribution (EBD), kontrol traksi (Traction Control), kontrol stabilitas (Electronic Stability Control). Selain itu, teknologi rem ABS juga digunakan pada teknologi mobil otonom.

Katup inilah yang mengatur tekanan minyak rem agar tak mudah mengunci

Rem ABS berguna saat melakukan pengereman mendadak atau saat berkendara di jalanan licin. Dengan rem yang tidak mudah mengunci, memungkinkan pengemudi masih memiliki kontrol untuk mengatur arah mobil. Sehingga mampu menghindari objek atau terhindar dari kemungkinan ban kehilangan cengkeraman atau selip saat melakukan pengereman. Kini rem ABS tak hanya ditemui pada mobil mewah atau high performance, namun juga pada mobil segmen entry level.

–> Sedang cari mobil yang Anda inginkan? Silakan cek website Carro