Tips & Trik

Mengenal Istilah Tune-Up Mobil & Apa Saja yang Dikerjakan

Bingung dengan istilah tune-up mobil? Simak detail penjelasannya sehingga Anda bisa mengerti akan pentingnya lakukan perawatan berkala

Buat Anda pemilik kendaraan bermotor, pasti sudah tak asing lagi dengan istilah tune-up mobil bukan? Prosedur satu ini memang menjadi komponen paling dasar dalam perawatan berkala. Namun tak jarang jika masyarakat yang masih kurang mengerti atau memiliki pemahaman yang salah mengenai tune-up mobil. Untuk itu, CARRO akan berikan semua informasi yang berkaitan dengan perawatan berkala kendaraan Anda ini.

Penamaan

Berasal dari dua kata di dalam Bahasa Inggris, yakni “Tune” dan “Up”. Jika diartikan dalam kaidah otomotif, istilah tune-up merupakan salah satu prosedur perawatan kendaraan yang bertujuan untuk mengembalikan kinerja mesin agar fit Kembali. Karena saat penggunaan harian, kinerja mesin pasti menurun akibat banyak faktor, seperti kualitas pelumas, suhu tinggi hingga kemacetan.

–>Beli BBM Pertalite Harus Pakai Aplikasi MyPertamina

Prosedur tune-up mobil

perbaikan pada bengkel terdekat

Tune-up umumnya dibarengi dengan penggantian pelumas mobil

Lantas, apa sajakah yang dilakukan saat tune-up? Umumnya, bengkel akan melakukan pembersihan dan penyetelan pada beberapa komponen mesin. Berikut komponen yang turut mendapatkan pemeriksaan kondisinya.

1. Filter udara

Pertama adalah filter udara. Komponen satu ini rentan kotor akibat pemakaian. Jika kondisinya masih bagus, cukup dibersihkan. Namun jika filter sudah aus, maka diperlukan penggantian komponen.

2. Karburator atau throttle body

Selain itu, komponen seperti karburator atau throttle body (bagi mesin berteknologi injeksi) juga akan dibersihkan. Pada karburator juga akan dilakukan penyetelan ulang pada putaran mesin saat idle.

3. Tegangan aki mobil

Aki juga tak luput diperiksa. Normalnya, tegangan aki harus mencapai 12 volt ketika mesin mati dan 14 volt ketika mesin hidup. Jika di bawah itu, maka kondisi aki dianggap sudah tak fit lagi dan membutuhkan penggantian komponen.

4. Katup mesin

Seiring pemakaian, celah katup akan berubah. Bagi yang masih menggunakan penyetelan manual, maka celah katup harus disetel pada kerapatan di angka 0,1 hingga 0,3 mm. Terlalu rapat atau renggang celahnya, akan berdampak pada performa mesin.

5. Pengecekan pada Berbagai Fluida

Sebagai pemilik mobil, Anda juga harus memerhatikan dan mengecek seluruh fluida yang digunakan di dalam mobil seperti oli mesin, minyak rem, oli transmisi, oli power steering, hingga oli gardan.

6. Pengecekan pada Tegangan V Belt

V belt harus selalu dicek kondisi serta tingkat ketegangannya. V belt yang terlalu kendor harus segera di setel ulang, namun perlu diingat proses penyetelan tersebut hanya berlaku pada mesin yang memiliki tensioner manual (tensioner ulir).

7. Pengecekan serta Pembersihan pada Celah Busi

Meskipun celah busi sudah diatur dari pabrikan, namun karena penggunaan serta interaksinya dengan tekanan kompresi, maka kemungkinan celah busi mengalami perubahan itu tetap ada. Itulah mengapa Anda harus selalu mengecek dan membersihkan celah busi agar api yang keluar dari busi tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil.

–> CARRO Siap Hadirkan Mobil Listrik Bekas Berkualitas

Kisaran biaya jasa tune up mobil

pengecekan pada kuantitas dan kualitas oli mesin mobil

Lakukan pengecekan secara berkala agar value mobil Anda terjaga

Untuk harga standar tune up mobil yang ditawarkan di bengkel umum biasanya berkisar antara Rp 350.000,00 hingga Rp 600.000,00. Harga tersebut akan menyesuaikan dengan perawatan atau proses pengecekan apa saja yang dilakukan pada mobil Anda. Namun perlu diingat, harga tersebut biasanya belum termasuk dengan biaya untuk penggantian atau perbaikan komponen yang sudah rusak atau sudah tidak layak digunakan pada mobil Anda.

–> Sedang cari mobil yang Anda inginkan? Silakan cek website Carro

 

 

Related Articles

Back to top button