Tips & Trik

Kenali Gejala Mesin Ngelitik dan Dampak Buruknya untuk Mesin

Gejala mesin ngelitik kerap disepelekan, padahal miliki konsekuensi buruk bagi performa, efisiensi hingga daya tahan mesin.

Mesin ngelitik terjadi ketika proses pembakaran di dalam ruang silinder mesin tidak sempurna. Sehingga, menimbulkan getaran (detonasi) ketika mesin sedang bekerja. “Ngelitik terjadi akibat bahan bakar terbakar sebelum waktunya di dalam mesin. Sehingga selain tidak optimal, juga membuat kerja mesin semakin berat,” sahut Raihan dari bengel PF Motorsport di kawasan Pondok Gede, Bekasi.

–> TIPS BELI MOBIL: SEBAIKNYA PILIH KREDIT ATAU TUNAI?

Dampak yang langsung terasa adalah menurunnya performa mesin dan juga berdampak pada konsumsi bahan bakar yang lebih boros. Sementara dampak jangka panjang pada mesin yang kerap gelitik adalah dapat keausan komponen mesin lebih cepat. Bahkan tak jarang mesin ngelitik bisa menimbulkan kerusakan parah pada komponen internal mesin.

Solusi paling ampuh untuk atas mesin ngelitik adalah dengan gunakan bahan bakar sesuai spesifikasi mesin

Gejala engine knocking atau mesin ngelitik, kerap disepelekan oleh pemilik mobil. Padahal, resiko jangka panjang yang ditimbulkan akibat mesin ngelitik cukup serius. Keausan komponen internal mesin akan lebih parah dan cepat terjadi apabila mesin dibiarkan ngelitik dalam jangka waktu yang lama. Sehingga, mesin ngelitik membutuhkan perhatian ekstra bagi para pemilik mobil.

 >>> Cek mobil bekas berkualitas hanya di Carro.id

Penyebab mesin ngelitik bisa dilihat dari berbagai sisi. Namun penyebab yang paling umum adalah penggunaan bahan bakar dengan tingkat oktan yang tak sesuai dengan kebutuhan mesin. Dampaknya proses pembakaran menjadi tak sempurna seperti yang dijelaskan di atas. Sehingga, penggunaan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin sangat dibutuhkan untuk hindari gejala mesin ngelitik.

Teknologi anti knocking pada mesin

Pada mesin mobil modern, memang sudah dilengkapi dengan teknologi anti knocking yang memungkinkan mesin dapat beradaptasi dengan kualitas bahan bakar yang tak sesuai dengan spesifikasinya. Caranya, dengan menghitung secara otomatis derajat timing mesin, sesuai dengan tingkat okatan bahan bakar yang digunakan. Sehingga, gejala mesin ngelitik dapat diminimalisir. “Namun tetap resiko mesin ngelitik tetap terjadi, seperti penururan performa hingga keausan mesin lebih parah dalam jangka waktu panjang,” ujar pehobi game ini.

Perawatan berkala dapat membantu untuk mengurangi dampak buruk dari mesin ngelitik

Sehingga, penggunaan bahan bakar dengan tingkat oktan yang sesuai dengan kebutuhan mesin, tetap menjadi solusi paling ampu untuk menghindari mesin ngelitik. “Umumnya mesin mobil modern membutuhkan bahan bakar minimum dengan tingkat oktan 92,” pungkas Raihan. Selain itu, kondisi komponen mesin lainnya, juga berpengaruh dalam memicu mesin ngelitik. Sehingga, perawatan berkala yang tepat waktu juga dapat membantu dalam menghindari dari gejala mesin ngelitik. Efeknya, mesin pun dapat bekerja lebih maksimal dan membantu dalam efisiensi pemakaian bahan bakar.

–> Sedang cari mobil yang Anda inginkan? Silakan cek website Carro

 

 

 

Similar Posts