Tips & Trik

5 Hal Bikin Harga Mobil Jatuh, Dari Rusak Sampai Banjir Rob

Lima hal di bawah ini bisa bikin harga jual mobil jadi jatuh. Salah satunya adalah bencana alam banjir rob. Kenapa ya?

Banjir rob ternyata bisa menurunkan harga jual mobil secara signifikan. Padahal saat ingin menjual mobil kita menginginkan mobil bisa terjual dengan harga tinggi. Agar kitanya bisa mendapatkan keuntungan yang cukup. Namun terkadang saat pemakaian mobil tersebut ada saja kejadian yang bisa bikin nilai jual mobil turun. Dan banyak faktor yang bisa menyebabkan harga mobil menjadi turun. Baik disebabkan oleh faktor kita sendiri ataupun dari luar. Berikut beberapa kejadian yang bisa menurunkan harga jual mobil.

1. Kerusakan Mesin

mesin mobil mogok

Mesin yang mogok bisa menjadi indikasi ada kerusakan pada mesin

Mobil yang mengalami kerusakan mesin meskipun tidak parah tetap akan mengalami penurunan harga jual. Karena calon pembeli pasti akan mempertimbangkan biaya perbaikan dari mesin tersebut. Karena itu sebaiknya Anda usahakan untuk terus merawat kondisi mesin mobil sebaik mungkin. Dan pastikan Anda menyimpan catatan perbaikan tersebut agar menjadi bukti bahwa mobil selalu dalam kondisi terawat.

-> CARRO Raih Status Unicorn Otomotif Pertama di Asia Tenggara

2. Pajak Mati

BPKB STNK

Dokumen yang sah dan masih berlaku adalah faktor penting dalam penjualan mobil

Hal berikutnya yang bisa menurunkan harga jual mobil adalah pajak kendaraan yang tidak berlaku. Nilai pajak yang besar dari suatu mobil akan membuat calon pembeli berpikir ulang jika pajak tidak berlaku. Karena calon pembeli harus menyiapkan dana lebih untuk pengurusan pajak dan balik nama. Apalagi jika mobil Anda terkena pajak progresif, tentu akan semakin besar pajak dan denda yang harus dibayarkan. Karena itu usahakan mobil Anda selalu tepat bayar pajak.

3. Cat Kusam

pintu mobil bekas tabrakan

Cat mobil kusam atau terdapat penyok akibat tabrakan bisa menurunkan nilai jual mobil

Kalau dari eksterior, maka hal yang bisa menurunkan harga jual mobil adalah cat yang kusam. Cat mobil kusam ini bisa disebabkan berbagai faktor. Seperti lapisan jamur yang tebal pada cat, atau mobil sering terjemur di luar dalam waktu yang lama. Sehingga menyebabkan lapisan pernis terkikis dan menghilangkan kilaunya. Apalagi bila bagian memudarnya terdapat di panel besar seperti kap mesin atau atap mobil. Biaya yang dikeluarkan tentu saja akan tidak sedikit.

4. Interior Tidak Terawat

Interior mobil tidak terawat

Interior yang berantakan dan tidak terawat akan menghilangkan ketertarikan dari calon pembeli

Menilik bagian interior, perihal yang menyebabkan harga mobil menjadi turun adalah kebersihan dan kelengkapan interior. Mobil dengan interior yang masih kencang, bersih, dan memiliki ornamen yang lengkap tentu lebih mudah mendongkrak harga jual mobil tersebut. Apalagi ditambah dengan bonus perangkat penyejuk udara yang masih bekerja optimal, tentu akan lebih tinggi lagi harga jualnya. Selain itu pastikan perangkat elektrikal di interior juga berfungsi dengan baik. Seperti indikator lampu-lampu, kinerja power window, central lock, audio, harus berfungsi normal.

–> Tips Gunakan Peta Digital Agar Tetap Aman Saat Berkendara

5. Bencana Alam ( Banjir Rob )

mobil banjir rob

Mobil bekas banjir biasanya harga jualnya menjadi jauh lebih rendah

Hal terakhir yang bisa menyebabkan harga jual mobil turun dari faktor eksternal adalah bencana alam. Faktor ini memang tidak bisa diprediksi karena siapapun pasti tidak menginginkan hal ini terjadi. Salah satu yang jamak dijumpai adalah bencana banjir rob alias banjir besar. DKI Jakarta adalah salah satu kota besar yang sering mengalami musibah banjir, meskipun banjir rob terbilang jarang. Namun mobil yang terkena banjir rob biasanya harganya akan turun jauh. Hal ini disebabkan air akan mengacaukan seluruh komponen elektrik mobil.

Mulai dari perangkat komputer alias ECU, sensor-sensor di mesin, perangkat saringan-saringan, hingga memasuki ruang bakar sehingga kemungkinan mesin tidak bisa dinyalakan. Mobil yang bekas banjir pun juga akan menyisakan bau yang tidak sedap di dalam kabin. Meskipun bisa diminimalisir, namun bau bekas air mengendap ini tetap bisa tercium sewaktu-waktu.

–> Sedang cari mobil yang Anda inginkan? Silakan cek website Carro

Related Articles

Back to top button