Berita

Porsche Targa: Torehan Otentik Dari Stuttgart

Porsche 911 Targa adalah solusi dari tuntutan regulasi keselamatan yang mengancam eksistensi mobil sport, khususnya cabriolet. 

Maraknya populasi mobil cabriolet di pasar Amerika membawa banyak dampak, salah satunya terhadap perubahan regulasi keselamatan kendaraan. Regulasi tersebut menuntut perangkat keamanan lebih pada mobil beratap terbuka atau cabriolet. Tuntutan regulasi ini juga membawa kabar tidak sedap, yaitu terancamnya peredaran mobil beratap terbuka alias cabriolet di jalanan Amerika Serikat.

Porsche menjawab tuntutan tersebut dengan cerdas dan efisien. Mereka menambahkan batang roll bar yang solid di titik pilar B, pada varian model atap terbuka. Penambahan perangkat ini meningkatkan fitur keselamatan dan keamanan secara signifikan. Serta menciptakan satu karakter baru di keluarga Porsche 911.

Sosok baru di keluarga 911 ini tidak mengusung ciri khas cabriolet atau coupé, bukan pula hardtop atau sedan, melainkan sesuatu yang sama sekali baru. Yaitu model cabriolet dengan tingkat keselamatan tinggi pertama di dunia dengan penambahan roll bar. Terobosan model baru tersebut lantas menjadi salah satu ciri khas dari varian model Porsche, yaitu Targa.

Porsche model Targa generasi pertama langsung menuai respon positif berkat atap yang bisa dibuka dan kaca belakang yang bisa dilipat.

Porsche memperkenalkan model perdana 911 Targa di International Motor Show di Frankfurt, September 1965 silam. Istilah Targa diambil dari nama ajang balap mobil di Sisilia, dimana tim Porsche mengalami kejayaan di era 1950-an, Targa Florio. Kala itu nama 911 Flori sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan Porsche enthusiast, hingga Harald Wagner selaku Head of Domestic Sales mencetuskan ide “Mengapa tidak kita sebut Targa saja?”. Dan resmilah kata Targa digunakan hingga sekarang.

Targa akhirnya hadir melengkapi versi Coupé untuk keluarga 911, 911 S dan 912 dengan kesuksesan tinggi. Sejak akhir musim panas 1967, model Targa bisa dipesan dengan opsi berbeda, seperti kaca belakang dengan bahan khusus yang aman berikut fitur heater, atau opsi kaca belakang jenis plastik yang bisa dilipat penuh. Solusi inilah yang menjadi standar dan bertahan di keluarga Targa hingga tahun 1993.

Ragam Opsi Targa di Model G Series

Pada 911 generasi kedua, roll bar pada model Targa mempunyai peningkatan kualitas bahan yang lebih baik. 

Model Targa tetap menjadi pelengkap jajaran produk generasi kedua 911, yang populer dengan G Series dan dibangun mulai akhir musim panas 1973.  Untuk pertama kalinya, bodi 911 mengalami perkembangan, yaitu penggunaan bumper kotak yang didukung panel plastik warna hitam pada sisi samping, sejalan dengan undang-undang baru di Amerika Serikat. Konsep ini memungkinkan mobil bisa menyerap efek benturan hingga kecepatan 8 km/jam tanpa ada kerusakan pada bodi mobil. Secara teknis atap Targa tidak mengalami perubahan. Hanya secara visual yang terdapat perubahan, yakni roll bar model stainless steel, kini memiliki kelir warna hitam. Porsche mempertahankan konsep Targa ini hingga akhir produksi G Series di 1989.

Porsche Targa 964: Nuansa Klasik Berlandaskan Platform Modern

Porsche 911 tipe 964 mengusung banyak teknologi modern, dan hadir dalam tiga model, Cabriolet, Targa dan Coupe.

Porsche pertama kali memperkenalkan 911 all-wheel-drive melalui 911 Carrera 4 tipe 964, generasi ketiga sang ikon 911. Porsche tetap mempertahankan bentuk klasik dari 911, namun di balik tubuh ini terdapat 85% parts mobil yang sepenuhnya baru. Setahun berselang, varian rear-wheel-drive dihadirkan dalam varian 911 Carrera 2, dan semuanya bisa dipesan dalam tiga jenis bodi: Coupé, Cabriolet dan Targa. Diproduksi hingga 1993, 911 Carrera 2 Targa dan 911 Carrera 4 Targa tetap mempertahankan roll bar klasik khas Targa dan area atap yang bisa dilepas. Tercatat total 87,663 Targa diproduksi untuk tiga generasi awal 911.

Inovasi dan Performa Baru Generasi Keempat Porsche 911

Porsche 911 tipe 993, model Targa yang sudah mengaplikasikan panel atap bisa dibuka secara elektris. 

Untuk pertama kalinya di 911, area fender depan pada tipe 993 ini menjadi lebih lebar dan mengakibatkan visual kap depan menjadi landai. Area fender belakang juga lebih lebar sehingga menghadirkan lekukan lurus ke area belakang. Selain pengembangan masif dari sisi mesin dan sasis, pada generasi 993 konsep Targa memasuki pendekatan baru, yakni model Targa tanpa roll bar.

Kini bagian atap menggunakan tinted heat-insulating glass, yang menyambung dari bingkai kaca depan sampai kaca belakang. Berkat panel atap yang bisa bergerak secara elektris, membuka atap semakin mudah. Cukup dengan menyentuh tombol, bagian atap akan bergeser turun ke arah kaca belakang.

Keuntungan utama dari solusi ini memungkinkan tingkat kebisingan suara luar bisa diminimalisir, serta menghadirkan interior yang bermandikan sinar matahari ketika atap ditutup.

911 Targa Tipe 996 – Atap Elektrik Terluas Sepanjang Sejarah Porsche 911

Selain sliding roof yang besar, 996 juga merupakan Porsche pertama berpendingin air alias water-cooled.

Porsche menghadirkan generasi 911 kelima dengan 911 Carrera Type 996 pada tahun 1997. Mobil ini sepenuhnya didesain ulang dan mengandalkan mesin boxer enam silinder berpendingin air untuk pertama kalinya. Targa tersedia mulai Desember 2001 bersama Coupé dan Cabriolet. Yang istimewa, 911 Targa tipe 996 memiliki atap kaca yang dioperasikan secara elektrik, sekarang dengan luas permukaan lebih dari 1,5 meter persegi

Belum pernah ada area permukaan kaca sebesar itu sepanjang sejarah Porsche 911. Targa 996 juga merupakan 911 pertama yang menyediakan area kaca belakang yang bisa dibuka tutup secara mandiri. Hal ini memungkinkan akses kompartemen bagasi belakang lebih mudah dijangkau dengan ruang penyimpanan hingga 230 liter yang cukup untuk memuat koper, tas, atau kebutuhan lainnya.

911 Targa 4/4S Tipe 997 – Mereduksi Bobot Mobil 1,9 Kilogram Melalui Kaca Khusus

Porsche 911 Targa generasi keenam hadir pertama kalinya dalam dua varian all-wheel-drive, yaitu 911 Targa 4 dan 911 Targa 4S.

September 2006 menandai kehadiran 911 Targa yang masuk ke dalan generasi keenam 911, dengan tipe 997. Pada prinsipnya, ia memiliki desain atap Targa yang sama seperti pendahulunya, tetapi dengan penutup belakang praktis tambahan. Berkat penggunaan kaca khusus untuk area tersebut, memungkinkan pengurangan bobot mobil sebesar 1,9 kg.

911 Targa Tipe 991 – Sang Kontemporer Klasik

Porsche 911 Targa generasi ketujuh menyembunyikan seluruh atap dan kaca belakang pada kompartemen belakang, cukup dengan satu sentuhan tombol.

Pada bulan September 2011, Porsche memperkenalkan generasi 911 ketujuh yang sepenuhnya didesain ulang. Ide Targa klasik berhasil digabungkan dengan kenyamanan atap canggih untuk pertama kalinya. Tetapi tidak seperti model klasik, proses buka tutup atap di Targa ini hanya cukup menekan sebuah tombol. Sistem atap otomatis sepenuhnya menyembunyikan elemen hardtop di belakang sistem kursi belakang. 911 Targa yang baru merepresentasikan konsep klasik khas edisi 1965 klasik yang kini lebih canggih dan inovatif.

Mengusung prinsip Targa asli yang legendaris, model baru ini memiliki karakteristik roll bar lebar menggantikan pilar B, bagian atap yang bergerak di atas jok depan, dan jendela belakang yang dililitkan tanpa pilar C. Porsche 911 Targa tipe 991 yang disajikan pada Januari 2014, tampil sebagai modern klasik melalui format atap Targa yang inovatif.

Di semester pertama tahun 2020 ini, Porsche kembali melakukan terobosan baru. Porsche memperkenalkan 911 Targa kepada publik global untuk pertama kalinya melalui web tv format. Melalui www.911-magazin.porsche.com/de, Head of 911 dan 718 series, Dr. Frank-Steffen Walliser, bersama dengan Porsche brand ambassadors Maria Sharapova and Jörg Bergmeister, menyajikan informasi terkait inovasi pada sang mobil sport terbaru ini.

Hal ini dilakukan sebagai tanggapan atas larangan global terkait peristiwa pandemi coronavirus, Porsche selaku produsen mobil sport mempresentasikan model baru kepada wartawan dan penggemar Porsche dalam format virtual untuk pertama kalinya. Simak sejarah kemashyuran Porsche Targa dalam video berikut.

–> Sedang cari mobil yang Anda inginkan? Silakan cek website Carro

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button