Tips & Trik

Tips Jitu Beli Mobil Matik Bekas Agar Nyaman & Aman Saat Digunakan

Beli mobil matik bekas butuh pengecekan dengan ketelitian khusus. Tujuannya Anda dapat terhindar dari potensi kerugian di masa depan.

Berkendara di padatnya lalu lintas Ibukota Jakarta dan kota sekitarnya, memang cukup melelahkan. Hal tesebutlah yang membuat mobil matik bekas cukup diminati oleh calon konsumen. Namun di balik itu, tersimpan potensi kerugian yang cukup besar jika Anda tak teliti sebelum beli mobil matik bekas. Untuk menghindari dari kerugian tersebut, CARRO Indonesia akan hadirkan tips jitunya berikut ini

Pemeriksaan luar

Layaknya pengecekan sebelum beli mobil bekas pada umumnya, Anda bisa memulainya dari pemeriksaan dari luar mobil. Tujuannya untuk memastikan bahwa mobil matik bekas pilihan Anda terbebas dari kebocoran oli transmisi matiknya. Caranya, Anda hanya perlu melihat kebagian kolong atau ruang mesin apakah ada jejak oli bocor atau tidak. Jika terlihat ada rembesan atau kotoran dan noda bekas oli, sebaiknya urungkan dan cari kandidat yang lain.

Lakukan pengecekan luar untuk melihat kebocoran oli transmisi atau bahkan mesin

Untuk itu, CARRO Indonesia sebagai marketplace mobil bekas bersertifikasi terbesar di Asia Tenggara selalu melakukan inspeksi ketat di 50 titik mobil. salah satunya pada bagian transmisinya. Bahkan tersedia garansi 90 hari untuk mesin dan transmisi, demi buktikan komitmen dari kualitas mobil bekas bersertifikasi yang kami tawarkan.

–> Rotasi Ban, Cara Mudah Memperpanjang Usia Pakai Ban

Periksa rimayat servisnya

Pemeriksaan rimayat servis sangat berguna untuk melihat apakah mobil incaran terawat dengan baik atau tidak. Lihat kapan terakhir mobil tersebut melakukan penggantian oli transmisi. Untuk mobil yang berusia di atas lima tahun, cek kembali apakah sudah pernah melakukan kuras pada oli transmisinya. Jika riwayat servis jelas dan mobil terawat dengan baik, Anda bisa lanjutkan ke pemeriksaan lainnya.

Hidupkan mesin & cek bagian panel instrumen di dashboard

Pengecekan bisa beralih ke dalam mobil. Hidupkan mobil, apakah ada indikator Check Engine menyala atau tidak di panel instrumen dashboard. Jika indikator tersebut masih menyala saat mesin sudah dihidupkan, kemungkinan ada gangguan pada kerja dari komponen mobil. Sebut saja mulai dari mesin, sensor-sensor bahkan hingga kondisi transmisi, baik software hingga hardware-nya.

–> Ingin jual mobil yang mudah dan menguntungkan? di CARRO saja!

Tes drive

Inilah tahapan terpenting dalam tips membeli mobil matik bekas. Dengan test drive, Anda bisa mengecek kondisi mobil secara realistis layaknya mobil saat digunakan sehari-hari. Posisikan tuas pada berbagai mode transmisi, mulai dari P, R, N, D, 3, 2, 1/L. Coba semua mode tersebut dan perhatikan apakah ada entakan keras saat tuas dipindahkan atau terasa sulit untuk dipindahkan. Jika iya, kemungkinan besar ada masalah pada komponen internal transmisinya.

Jika terasa entakan keras atau sulit untuk dipindahkan, kemungkinan terjadi masalah pada kinerja transmisi

Rasakan juga perpindahan giginya, mulai dari kecepatan rendah hingga sedang. Apakah perpindahan gigi halus atau ada entakan atau terasa seperti tertahan pada tingkatan gigi atau putaran mesin tertentu. Jika iya, urungkan niat Anda untuk meneruskannya ke tahap transaksi, lantaran perbaikan yang akan dilakukan akan sangat menguras kantung Anda.

Jika memungkinkan, bawa mobil untuk dicek ke bengkel terdekat

Tahapan terakhir, Anda bisa membawa mobil matik incaran untuk dicek ke bengkel terdekat. Umumnya dealer terpercaya akan mengijinkan untuk melakukan pengecekan ke bengkel. Jika pemilik dealer tak mengijinkan, Anda bisa membawa mekanik kepercayaan atau gunakan jasa layanan pengecekan mobil bekas yang kini sudah tersedia.

–> Sedang cari mobil yang Anda inginkan? Silakan cek website Carro

 

Similar Posts