Berikut Aturan Berpergian saat Natal & Tahun Baru 2021
Jika terdesak untuk lakukan perjalanan selama Natal & Tahun Baru 2022, ada persyaratan yang harus dipenuhi. Simak detailnya berikut ini
Kami memang tak menyarankan Anda untuk melakukan perjalanan selama Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Hal ini didasari pandemi masih belum tuntas dan kemungkinan penyebaran COVID-19 varian Omicron yang lebih ganas. Dengan menghindari bepergian atau liburan selama Nataru nanti, Anda membantu program Pemerintah dalam penuntasan pandemi yang kembali mengkhawatirkan.
Namun jika memang ada urusan mendesak yang mengharuskan Anda untuk melakukan perjalanan darat, ada syarat yang harus dipenuhi terkait keamanan dalam melakukan perjalanan. Tujuannya, agar bisa dipastikan aman dan bebas dari penyebaran dari pandemi COVID-19. Untuk lebih detailnya, CARRO Indonesia akan berikan panduan perjalanan selama Hari Raya Natal & Tahun Baru 2022, berikut ini.
Pemberlakukan ganjil genap di beberapa wilayah
Untuk pembatasan mobilitas masyarakat bakal diterapkan sistem ganjil genap di wilayah aglomerasi, Ibukota Provinsi, area tempat wisata, dan wilayah lainnya yang disesuaikan dengan peningkatan mobilitas daerah tersebut.
Ganjil genap menjadi salah satu opsi saat pemberlakukan PPKM saat Natal & Tahun Baru 2022
Masyarakat yang akan melakukan perjalanan darat, baik menggunakan transportasi umum atau pribadi wajib mematuhi aturan yang berlaku selama periode Nataru. Ketentuan ini sesuai Satuan Tugas Penanganan Covid-19 No. 22 Tahun 2021 Tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.
Ketentuan melakukan perjalanan
Khusus untuk perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam satu wilayah atau kawasan aglomerasi perkotaan wajib mengikuti ketentuan berlakukan. Salah satunya adalah persyaratan perjalanan seperti menujukkan kartu vaksin dosis awal dan hasil tes negatif.
Pembatasan lalu lintas saat libur Nataru 2022
Untuk perjalanan kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya di wilayah Pulau Jawa dan Pulau Bali berlaku ketentuan sebagai berikut:
- Wajib menunjukkan kartu vaksin dosis lengkap dan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 14×24 jam sebelum keberangkatan.
- Wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelumkeberangkatan apabila belum mendapatkan vaksinasi.
–> Sedang cari mobil yang Anda inginkan? Silakan cek website Carro