{"id":6388,"date":"2021-11-24T16:57:25","date_gmt":"2021-11-24T09:57:25","guid":{"rendered":"https:\/\/carro.id\/blog\/?p=6388"},"modified":"2021-11-24T16:57:25","modified_gmt":"2021-11-24T09:57:25","slug":"berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/","title":{"rendered":"Berikut Efek Gunakan Tekanan Angin Ban Mobil Terlalu Tinggi"},"content":{"rendered":"<h2>Tekanan angin ban mobil yang terlalu tinggi ternyata menyimpan risiko yang cukup merusak bagi komponen mobil. Simak lebih detail berikut ini<\/h2>\n<p>Seperti yang Anda ketahui, menjaga tekanan angin ban mobil memang sangat penting, lantaran menyangkut keselamatan saat berkendara. Membiarkan tekanan angin terlalu rendah tentu sangat berbahaya, lantaran akan merusak lapisan ban dan menyebabkan ban meletus. Namun begitu sebaliknya, ada risiko yang mengintai jika Anda kerap menggunakan tekanan angin terlalu tinggi untuk ban Anda.<\/p>\n<p>Sebelumnya ada anggapan bahwa tekanan angin yang terlalu tinggi akan membuat ban mudah pecah. Anggapan tersebut ternyata keliru, karena jika terlalu tinggi, mekanisme pentil ban akan membuang tekanan angin agar menjadi normal kembali. Namun meski begitu, Anda tetap tidak disarankan untuk menggunakan ban dengan tekanan terlalu tinggi, karena juga memiliki risiko tersendiri. Untuk lebih jauhnya, <a href=\"https:\/\/carro.id\/\"><em><strong>CARRO Indonesia<\/strong><\/em><\/a> akan informasikan lewat artikel berikut ini<\/p>\n<h3><strong>1. Redaman suspensi akan terasa keras<\/strong><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/blog.carro.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/tekanan.angin_.ban2_-e1637747287833.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-6390 size-full\" src=\"https:\/\/blog.carro.id\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/tekanan.angin_.ban2_-e1637747287833.jpg\" alt=\"dinding ban mobil\" width=\"800\" height=\"531\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Tekanan angin terlalu tinggi membuat fungsi ban sebagai alat peredam guncangan pun semakin berkurang<\/em><\/p>\n<p>Tekanan angin ban mobil yang terlalu tinggi akan membuat fungsi ban sebagai peredam benturan akan berkurang, sehingga membuat redaman suspensi turut terkena imbasnya dengan terasa keras. Efeknya, kenyamanan Anda dan penumpang akan berkurang drastis.<\/p>\n<blockquote><p><a href=\"https:\/\/blog.carro.id\/beli-mobil\/pilihan-mobil-mewah-yang-bisa-anda-dapatkan-di-carro\/6383\/\"><em><strong>&#8211;&gt; Pilihan Mobil Mewah yang Bisa Anda Dapatkan di CARRO<\/strong><\/em><\/a><\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>2. Mempengaruhi handling mobil<\/strong><\/h3>\n<p>Selain tidak nyaman, tekanan angin ban yang terlalu tinggi akan membuat bagian tengah dari tapak ban akan menonjol dan membuat cengkeraman ban tak maksimal. Sehingga akan mengganggu handling mobil. Hal ini akan semakin parah saat hujan, yang membuat ban terasa licin.<\/p>\n<h3><strong>3. Mempengaruhi usia pakai beberapa komponen suspensi<\/strong><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/blog.carro.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Suspensi_mobil-e1610454244113.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2560 size-full\" src=\"https:\/\/blog.carro.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/Suspensi_mobil-e1610454244113.png\" alt=\"suspensi mobil Toyota Avanza\" width=\"800\" height=\"533\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Komponen suspensi yang terbuat dari karet cepat pecah akibat redaman ban berkurang lantaran tekanan angin terlalu tinggi<\/em><\/p>\n<p>Jika terbiasa dengan tekanan angin ban yang terlalu tinggi, akan mempengaruhi usia pakai beberapa komponen suspensi. \u201cTerlebih komponen suspensi yang terbuat dari karet, seperti karet stopper sokbreker, karet boot as roda jadi enggak awet dan gampang sobek. Selain itu, laher dan bearing roda juga mudah aus bahkan pecah,\u201d ujar Yusuf, mekanik Astrido Toyota Pondok Gede.<\/p>\n<blockquote><p><a href=\"https:\/\/blog.carro.id\/beli-mobil\/kemudahan-beli-mobil-bekas-lewat-e-commerce-terkemuka\/6380\/\"><em><strong>&#8211;&gt; Kemudahan Beli Mobil Bekas Lewat E-Commerce Terkemuka<\/strong><\/em><\/a><\/p><\/blockquote>\n<h3><strong>4. Berimbas pada komponen eksterior interior akan mudah rusak<\/strong><\/h3>\n<p>Karakter redaman yang keras akibat terkanan angin terlalu tinggi dalam jangka waktu yang lama juga akan berpengaruh pada komponen eksterior dan interior, seperti baut rivet, pengunci\/klip pada bumper atau doortrim mudah pecah hingga baut penyangga akan mudah aus.<\/p>\n<h3><strong>5. Lantas, berapa tekanan angin ban yang ideal?<\/strong><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/blog.carro.id\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/Cek-Tekanan-Angin-Ban-Agar-Loader-Stabil-dan-Tahan-Lama-e1621936393627.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4811 size-full\" src=\"https:\/\/blog.carro.id\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/Cek-Tekanan-Angin-Ban-Agar-Loader-Stabil-dan-Tahan-Lama-e1621936393627.png\" alt=\"pengecekan tekanan ban yang ideal\" width=\"800\" height=\"515\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Cek tekanan angin ban secara berkala<\/em><\/p>\n<p>Tekanan angin ban yang ideal akan sangat bervariasi dan jenis dan ukuran ban yang digunakan. jika Anda masih menggunakan ban dengan ukuran standar bawaan mobil, Anda bisa melihat informasi tekanan angin ban yang disarankan pada badge yang tertera di pintu mobil. namun jika Anda sudah memodifikasi ban dan pelek dengan ukuran lebih besar, lebih baik konsultasikan dengan bengkel spesialis ban terlebih dahulu. Namun patokan yang umum untuk tekanan angin yang disarankan adalah berkisar antara 28 hingga 36 psi, tergantung dari ukuran ban yang digunakan.<\/p>\n<blockquote><p><strong><em><a href=\"https:\/\/carro.id\/\">\u2013&gt; Sedang cari mobil yang Anda inginkan? Silakan cek website Carro<\/a><\/em><\/strong><\/p><\/blockquote>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tekanan angin ban mobil yang terlalu tinggi ternyata menyimpan risiko yang cukup merusak bagi komponen mobil. Simak lebih detail berikut ini Seperti yang Anda ketahui, menjaga tekanan angin ban mobil memang sangat penting, lantaran menyangkut keselamatan saat berkendara. Membiarkan tekanan angin terlalu rendah tentu sangat berbahaya, lantaran akan merusak lapisan ban dan menyebabkan ban meletus. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6389,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1048,4822,1612,31,4823,3971,4824,982,4826,4825],"class_list":["post-6388","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-ban-mobil","tag-efek-tekanan-angin-ban-terlalu-rendah","tag-interior-mobil","tag-mobil","tag-pengecekan-ban-mobil","tag-perawatan-ban-mobil","tag-perawatan-suspensi-mobil","tag-tekanan-angin-ban","tag-tekanan-angin-ban-yang-ideal","tag-usia-pakai-suspensi-mobil"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Berikut Efek Gunakan Tekanan Angin Ban Mobil Terlalu Tinggi I Carro.id<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tekanan angin ban mobil yang terlalu tinggi ternyata menyimpan risiko yang cukup merusak bagi komponen mobil. Simak lebih detail berikut ini\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berikut Efek Gunakan Tekanan Angin Ban Mobil Terlalu Tinggi I Carro.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tekanan angin ban mobil yang terlalu tinggi ternyata menyimpan risiko yang cukup merusak bagi komponen mobil. Simak lebih detail berikut ini\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"CARRO ID Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-24T09:57:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/tekanan.angin_.ban_-e1637747264159.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"533\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Pratomo FJ\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Pratomo FJ\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/\",\"url\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/\",\"name\":\"Berikut Efek Gunakan Tekanan Angin Ban Mobil Terlalu Tinggi I Carro.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/tekanan.angin_.ban_-e1637747264159.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-24T09:57:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/#\/schema\/person\/cebf190ae8db88630dd121a0f61f5026\"},\"description\":\"Tekanan angin ban mobil yang terlalu tinggi ternyata menyimpan risiko yang cukup merusak bagi komponen mobil. Simak lebih detail berikut ini\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/tekanan.angin_.ban_-e1637747264159.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/tekanan.angin_.ban_-e1637747264159.jpg\",\"width\":800,\"height\":533,\"caption\":\"tekanan angin ban mobil\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berikut Efek Gunakan Tekanan Angin Ban Mobil Terlalu Tinggi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/\",\"name\":\"CARRO ID Blog\",\"description\":\"Rekomendasi Informasi Mobil di Indonesia\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/#\/schema\/person\/cebf190ae8db88630dd121a0f61f5026\",\"name\":\"Pratomo FJ\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7221f4beb2900cb30df0e0235542f1c9?s=96&r=pg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7221f4beb2900cb30df0e0235542f1c9?s=96&r=pg\",\"caption\":\"Pratomo FJ\"},\"url\":\"https:\/\/carro.id\/blog\/author\/pratomo\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berikut Efek Gunakan Tekanan Angin Ban Mobil Terlalu Tinggi I Carro.id","description":"Tekanan angin ban mobil yang terlalu tinggi ternyata menyimpan risiko yang cukup merusak bagi komponen mobil. Simak lebih detail berikut ini","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Berikut Efek Gunakan Tekanan Angin Ban Mobil Terlalu Tinggi I Carro.id","og_description":"Tekanan angin ban mobil yang terlalu tinggi ternyata menyimpan risiko yang cukup merusak bagi komponen mobil. Simak lebih detail berikut ini","og_url":"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/","og_site_name":"CARRO ID Blog","article_published_time":"2021-11-24T09:57:25+00:00","og_image":[{"width":800,"height":533,"url":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/tekanan.angin_.ban_-e1637747264159.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Pratomo FJ","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Pratomo FJ","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/","url":"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/","name":"Berikut Efek Gunakan Tekanan Angin Ban Mobil Terlalu Tinggi I Carro.id","isPartOf":{"@id":"https:\/\/carro.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/tekanan.angin_.ban_-e1637747264159.jpg","datePublished":"2021-11-24T09:57:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/carro.id\/blog\/#\/schema\/person\/cebf190ae8db88630dd121a0f61f5026"},"description":"Tekanan angin ban mobil yang terlalu tinggi ternyata menyimpan risiko yang cukup merusak bagi komponen mobil. Simak lebih detail berikut ini","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/#primaryimage","url":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/tekanan.angin_.ban_-e1637747264159.jpg","contentUrl":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/tekanan.angin_.ban_-e1637747264159.jpg","width":800,"height":533,"caption":"tekanan angin ban mobil"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/carro.id\/blog\/berita\/berikut-efek-gunakan-tekanan-angin-ban-mobil-terlalu-tinggi\/6388\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/carro.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berikut Efek Gunakan Tekanan Angin Ban Mobil Terlalu Tinggi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/carro.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/carro.id\/blog\/","name":"CARRO ID Blog","description":"Rekomendasi Informasi Mobil di Indonesia","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/carro.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/carro.id\/blog\/#\/schema\/person\/cebf190ae8db88630dd121a0f61f5026","name":"Pratomo FJ","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/carro.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7221f4beb2900cb30df0e0235542f1c9?s=96&r=pg","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7221f4beb2900cb30df0e0235542f1c9?s=96&r=pg","caption":"Pratomo FJ"},"url":"https:\/\/carro.id\/blog\/author\/pratomo\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6388","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6388"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6388\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6391,"href":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6388\/revisions\/6391"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6389"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6388"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6388"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/carro.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6388"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}